Senin, 18 November 2013

CABLING



CABLING      :

1.     Wall Plate
Disediakan sebagai ujung (endpoints) untuk kabel horizontal dengan begitu dapat membantu mengatur kabel, melindungi pengkabelan dari user. Wallplate bisa memiliki keluaran untuk UTP, Fiber Optic, Coaxial ataupun audio visual.




2.    Conduit
Pipa berbahan metal ataupun tidak, fleksibel/ tetap dan membentang diarea kerja ke wiring closet. Salah satu keuntungannya ialah untuk menjaga kabel agar terhindar dari gangguan binatang maupun bencana. Maksimal isi didalamnya ialah 60% dari diameter conduitnya. Menganut system ANSI/EIA/TIA 569 A dimana semua kabel harus menggunakan conduit mau itu untuk telekomunikasi maupun untuk kelistrikan.


 



3.    Cable Trays
Alternatif dariconduit, dipakai untuk menagatur rute kabel. Biasanya seperti rak kabel yang digunakan untuk sandaran kabel, kabel hanya dibaringkan di Cable Tray agar mudah dalam  proses troubleshot. Standar yang digunakan ialah ANSI/EIA/TIA 569 A





4.    Race Way Cabling
Tipe spesial dari conduit yang digunakan untuk meratakan kabel horizontal. Biasa dipasang di luar tembok, biasnya raceways dibuat perkomponen. Dalam menggunakan race ways kita perlu memperhatikan pembelokan agar cocok dengan media kabel yang digunakan. Dalam fiber optic belokan dapat menyebabkan retak atay cacat lainnya maka dari itu berhati-hatilah dalam menggunakan race ways.





5.    Wiring Closet
Tempat dimana jaringan dimulai. Wiring closet ialah pusat dari pengkabelan sesuai standar ANSI/EIA/TIA 569 B .Nama lainnya ialah : MDF (Main Distributin Frame) / MCC (Main Cross Connect).